June 14, 2024
Usaha makanan Korea.| Unsplash.con

Usaha makanan Korea.| Unsplash.con

Bloomington Christian- Makanan Korea Selatan menjadi favorit di berbagai kalangan, terutama anak muda. Selain memiliki tampilan yang segar dan cantik, rasanya pun enak dan cocok dilidah orang Indonesia. Bahkan sekarang, makanan khas ini mudah kamu temukan dimana pun, bukan? Hal tersebut tentunya menjadi salah satu peluang yang bagus, untuk kamu yang ingin memulai usaha dibidang kuliner.

Memulai Usaha Makanan Korea Selatan

Ada beberapa hal yang perlu kamu perhatikan sebelum memulai usaha kuliner satu ini. Apabila kamu bekerja seorang diri, maka pastikan kamu mengetahui betul menangani bahan, resep, dan lain sebagainya. Untuk lengkapnya, silahkan simak informasi berikut ini!

1.      Tentukan target market dan produk yang dijual

Hal yang perlu kamu lakukan untuk pertama kalinya adalah mengetahui siapa target pasar. Apakah anak-anak, orang dewasa, atau anak muda. Selain itu, tentukan dari awal produk yang akan kamu jual sesuai dengan target market yang telah dipilih. Misalnya, kamu menyasar anak muda dengan rentan usia 13 tahun sampai dengan 25 tahun.

Otomatis makanan yang sering dicari oleh anak-anak di rentang usai tersebut adalah yang memiliki rasa pedas. Sehingga kamu dapat memilih Tteokbokki, ramyun pedas, dan lain sebagainya. Tidak hanya itu saja, kamu pun perlu memperhatikan kemasan dan rasanya.

Untuk kemasannya sendrii, kamu dapat membuatnya semanarik mungkin dan menyesuaikan dengan citra dari usahamu sendiri. Semantara itu untuk rasa dari makana, mau tidak mau kamu harus belajar dengan giat terlebih dahulu. Sampai akhirnya, racikan yang kamu buat membuat makanan tersebut enak dinikmati.

2.      Pilih jenis makanan Korea

Terdapat berbagai macam makan Korea yang cocok untuk dijadikan ide jualan yang sesuai dengan target market. Misalnya, jika kamu menyasar anak-anak SMA yang hobi ngemil, maka dapat memiliki makanan Corndog. Adapun bahannya terbuat dari sosis dan keju mozarella yang dibalut dengan tepung. Selain itu, ditambahkan berbagai macam topping, seperti gula halus, coklat, dan sebagainya.

Tidak hanya itu, pilihan produk lainnya adalah   Kimbab, Eomuk, Fishcake,  Twigim, Hotteok, Ramyeon, dan Mandu. Ada pula makanan lain seperti hal nya gyoza (Dimsum ala Korea), Khutbah, Dakgangjeong, dan sebagainya.

3.      Siapkan modal

Modal merupakan salah satu hal yang sangat penting dalam menjalankan bisnis. Modal ini sendiri, tidak hanya berbentuk materi, tetapi pengetahuan terhadap produk maupun target market lebih dalam. Setelah mengenal target market, maka kamu kenali produk yang ditawarkan. Dari mulai komposisi atau bahan, keunggulan, kelemahan, dan lain sebagainya.

Dengan begitu, kamu dapat jauh lebih mudah memasarkannya. Selain itu, jika ada yang menanyakannya informasi detail mengenai produk itu, kamu pun tidak lagi bingung. Tidak hanya itu saja, hal ini pun dapat menghindarkan dari hal-hal yang akan merugikan di kemudian hari. Misalnya, kamu akan menjual makanan dan tidak memperhatikan masa expired.

Tentu hal ini, akan menjadikan boomerang untukmu, bukan? Adapun nominal modal yang kamu butuhkan adalah disesuaikan dengan biaya bahan, biaya alat, sewa toko, operasional, dan lain sebagianya. Untuk mendapatkan harga yang lebih terjangkau sebaiknya untuk mencari distributor atau agen untuk menyuplai produk kamu.

4.      Pilih lokasi yang strategis

Lokasi jualan yang strategis membantumu untuk menjual produk lebih optimal. Selain itu, sesuaikan pula dengan target market yang kamu tuju. Misalnya, kamu ingin menjual makanan korea untuk anak-anak sekolah, maka carilah lokasi yang dekat atau sering dilalui oleh mereka.

Dengan begitu, produk kami pun akan mudah untuk ditemukan oleh anak-anak sekolah. Namun, jika kamu memilih penjualan online, maka cobalah untuk mengoptimalkannya dengan menggunakan  aplikasi pengantar makanan online.

5.      Promosikan dengan optimal

Selain memilih tempat dan media yang tepat, kamu pun perlu mempromosikannya secara rutin. Untuk melakukan hal ini, kamu dapat melakukannya dengan memanfaatkan fitur-fitur gratis yang ada di sosial media maupun berbayar. Cobalah untuk menggunakan konten yang relevan.

Misalnya, kamu menjual Kimbab untuk anak sekolah. Maka konten yang dibuat pun bisa dengan menjadikan kimbab salah satu alternatif menu sarapan enak dan simple.

Memulai usaha makanan Korea dapat kamu lakukan dengan mengenali target market, memilih produk, menyiapkan modal, memilih tempat strategis, dan  mempromosikan produk dengan optimal. Selain itu, peluang usaha ini pun memiliki peluang yang bagus seiring populernya budaya Korea masuk ke Indonesia melalui film, musik, drakor yang banyak ditonton, dan lain sebagin.  hitunglah semua anggaran yang dibutuhkan dan riset harga untuk menentukan harga jual produk kami.